Wednesday, November 10, 2010

perasaanku sebelum interview ituu,,

Detik-detik menuju hari itu terasa sangat menegangkan,,
Sampai saat ini aq masi blom tau apa yang harus aq persiapkan demi pelaksanaan interview itu.
Jujur, aq binggung.

Namun aq ingin berserah aja, apapun yg terjadi, biarlah terjadi.
Apa yg sudah menjadi kehendakNyalah yang terjadi.
Thanks GOD untuk kesempatan ini.

Aq akan mencoba sebisaku dan melaksanakan baianku dengan sepenuh hati namun aq akan menyerahkan bagianMu kepadaMu,,

Terimakasih TUHAN YESUS..

Sunday, November 7, 2010

Tulisan untuk Papa

‎​Bagi seorang  yg sdh dewasa, yg sdg jauh dr orangtua, akan sering merasa kangen dgn mamanya. bgmn dgn papa?

Mungkin krn mama lbh sering menelepon utk menanyakan keadaan setiap hari. Tp tahukah kamu, jika trnyt papalah yg mengingatkan mama utk meneleponmu?

Saat kecil, mamalah yg lebih sering mendongeng. Tp tahukah kamu bhw sepulang papa bekerja dgn wajah lelah beliau selalu menanyakan apa yg kamu lakukan seharian.
Saat kamu sakit batuk/pilek, papa kadang membentak "sudah dibilang! jgn minum es!". Tp tahukah kamu bahwa papa khawatir?

Ketika kamu remaja, kamu menuntut utk dpt izin keluar malam. Papa dgn tegas berkata "tidak boleh!" Sadarkah kamu bhw papa hny ingin menjagamu? Krn bagi papa, kamu adlh sesuatu yg sangat berharga.

Saat kamu bisa lebih dipercaya, papapun melonggarkan peraturannya. Kamu akan memaksa utk melanggar jam malamnya.
Maka yg dilakukan papa adlh menunggu di ruang tamu dgn sangat khawatir.

Ketika kamu dewasa,dan hrs kuliah di kota lain.
Papa harus melepasmu. Tahukah kamu bhw badan papa terasa kaku utk memelukmu? Dan papa sangat ingin menangis.

Di saat kamu memerlukan ini-itu, utk keperluan kuliahmu, papa hanya mengernyitkan dahi. Tp tanpa menolak, beliau memenuhinya.

Saat kamu diwisuda. Papa adlh org pertama y berdiri dan bertepuk tangan untukmu. Papa akan tersenyum dan bangga. Sampai ketika teman pasanganmu datang utk meminta izin mengambilmu dari papa.

Papa akan sangat berhati-hati dlm memberi izin. Dan akhirnya..Saat papa melihatmu duduk di pelaminan bersama seseorang yg dianggapnya pantas, papapun tersenyum bahagia.

Apa kamu tahu,bhw papa sempat pergi ke belakang dan menangis?Papa menangis krn papa sangat bahagia. Dan iapun berdoa "Ya Tuhan, tugasku telah selesai dgn baik.
Bahagiakan. Putra/i kecilku yg manis bersama pasangannya".Stlh itu papa hny bisa menunggu kedatanganmu brsm cucu-cucunya yg sesekali dtg utk mnjenguk Dgn rambut yg memutih dan badan yg tak lagi kuat utk menjagamu

Aq sayang PAPA

Aq tau selama ini papa memang melakukan hal tersebut untukku.

Hal2 penting yang pernah papa lakukan untukku dan aq tidak lupakan sampai saat ini adalah:
-Papa rela menyuir daging2 yang penuh gizi demi aq,
-@apa menyuruh aq makan otak kambing dan makanan yang penuh zat besi untuk perkembangan otakku.
-Papa yang selelu menceritakan fenomena alam dari sudut pandang geografi/geologinya setiap mengajak aq dan keluargaku pergi.
-Papa yang rela mengajarkan hal2 yang sistematis menurutnya (tapi terlalu panjang,menurut kami, anak2nya)
-Papa yang menunggu anak2nya pulang sambil berpura2 main game bola warna warni di laptopnya yang sudah lelah.
-Papa yang berusaha membelaku didepan orang lain, dan mencoba menebus hapeku yang hilang karna tidak ingin melihat q menangis.
-Papa yang rela mengantar q ke dokter di tengah malam,,
-Papa yang selalu ingin memberikan yang terbaik untuk anak2nya.
Dan banyak hal lain yang masi teringat jelas di pikiranku.

!aik adegan2 perdebatan antara aq dan papa, adegan2 garing, adegan2 memalukan, namun semua itu terasa tidak penting untuk diingat karena pengorbanan beliau memang jauh lebih banyak daripada kesalahan2nya.

Papa,, maafin aq ya kalo selama ini aq melakukan apa yang tidak sesuai dengan keinginanmu.
aq terkesan tidak peduli denganmu, terkesan tidak mau bersentuhan denganmu.
Aq seperti itu krna aq sudah merasa canggung untuk meminta peluk atau sekedar mencium pipi kanan dan kiri.

Dan ucapan terimakasih yang terdalam pun ingin aq ucapkan hanya untukmu, papa..
Makasii banyaaaak atas semuanyaaa!!
Aq sayang papa..
Pak Kris Sunarto

Monday, September 20, 2010

Rintihan Hati Jerapah yang Ditinggalkan

[to Rato Tanggela : aku ingin
melukiskanmu saat senja, mencari dan memanggil namamu sampai ke ujung
dunia,, berharap dirimu mandengar dan menjawabkuu,, berharap dirimu
mengenalku dan mengingat janjimu... Selamat jalan, jantan. Aku ingin kau
berusaha mewujudkan impianmu disanaaa !! Gbu,,^_*]


Kutipan inilah yang kutulis untuknya saat ia akan berangkat menuju JOgjakarta, kota pendidikan, kota yang menympan sejuta harapan akan masa depan dan tentu saja kota itu adalah tempatnya untuk mewujudkan impian. Aku bersyukur pada TUHAN yang telah memberikan kesempatan libur bagi kami yang haus akan 'kasih sayang' dan kami pun tak ingin menyia2aknnya, karna liburan kali ini sungguh sangat disayangkan jika kami lewati begitu saja. Karena itu, kami berusaha menghabiskannya dengan melakukan hal2 baru yang 'berguna'. Ia mengajariku banyak hal, berdasar apa yang ia ketahui, ataupun berdasar pengalaman yang baru saja yang kami alami bersama.

Saat ini, saat yang tidak aku tunggu2, sungguh, aku sama sekali tidak mengharapkan datangnya hari ini, hari perpisahanku dengannya. Seandainya aku bisa memutar mesin waktu, aku ingin sekali kesana, kuliah disanaa, walaupun tidak dalam 1 kampus yang sama, setidaknya aku berada dalam kota yang sama dengannya.
Ummmh, yasudaah, mau ngmg apa lagi kalau memang tidak 1 jalan? toh kita masih bisa bertenu dala mimpi, dunia maya, dan semua bentuk alat telekomunikasi yang kami miliki saat ini.

Selama ini aku kuat karena: Semangatnya, Pengorbanannya,dan Pendiriannya yang terus mengingatkanku unuk berlari jauh ke depan, ke hamparan masa depan yang jauh lebih baik daripada masa yang kita lalui bersama. Aku berusaha mengerti maksud ucapannya itu dengan melihat setiap tetes peluh yang keluar dari t7ubuhnya saat berusaha sekuat tenaga untuk keluar dari kemalasannya. Ia telah mengajarkan banyak hal yang tidak ku duga sama sekali. Ketulusan dan kebaikannya mambuat semua orang akan merindukannya begitu juga dengankuu.

Aku pun sangat merindukaknnya, namun aku tidak mencoba menahannya, walaupun setidaknya hatiku ingin sekali menahannya. Aku berusaha merelakannya pergi, berlari menuju gerbang kesuksesannya.

Dan kini aku hanya bisa menghibur diri sendiri dengan berkata : Ayolah, Chumie, kamu harus relakan dia pergi menyongsong cita2, biarlah dia menggapai impiannya. *toh hanya ke jogja,hanya sekitar 500km, dapat ditempuh hanya dalam waktu 10 jam.* [walau sebenarnya hatiku gundah, tetapi aku harus kuat dan tersenyum padanya sebelum ia pergi. . .]

Ayamkuu, Jantankuu, Jerapah kesayanganku,,
aku akan merindukanmu disini.

Best Regards,,

Jerapah Betinamu yang menunggumu.

Sunday, August 29, 2010

keraguan yang ditimbulkan oleh ucapan kawan lama

HHeey, blogkuu, sudah lama sekali aku tidak meng-entry cerita2ku ke lembaran2 di dalam blog ini.
Maklum,, mungkin karena aku terlalu malas untuk membuka komputerku, atau mungkin karena aku tidak memiliki apapun untuk diceritakan. .

yaa, itu memang benar, dan aku tidak bisa menyangkalnya, sedikitpun !

Tapi saat ini, aku memiliki sesuatu yang bisa aku ungkapkan dan ceritakan disini, maaf jika terkesan lebay, namun sesungguhnya memang ini yang aku rasakan. Terimakasih.

Jadi, begini looh, jerapah betina,
aku sedang ditinggal pacar keluar kota, dan selama itu, aku dekat dengan beberapa teman lamaku. Kami banyak bercerita dan bertukar pikiran tentang apapun yang ingin kami bicarakan saat itu. Sampai kepada suatu topik yang sesungguhnya tidak ingin kubicarakan, karena aku sedang sensitif akan hal itu, yakni : PACAR.

Ketika mereka bertanya : "siapa pacarmu sekarang ? anak mana ? sudah berapa lama ?, dsb, dst.
Aku benar2 tidak ingin menjawab : "si a, dy kuliah di 'somewhere', uda jadian selama ...bulan, dsb, dst."

Kenapa aku tidak ingin membicarakan hal itu ? kenapa aku terkesan enggan menyebutkan, bahkan seperti menyembunyikan jatidiri sang pacar ?
Mengapa ? Bukankah setiap wanita justru bangga ketika mereka ditanya seperti itu ? Mengapa aku tidak merasa seperti itu ?
Bukan karena aku malu atau tidak mau mengakui kehadiran sang pacar dalam hidupku, namun sejujurnya Aku merasa tidak suka apabila orang lain berusaha mengatahui dan memasuki kehidupan pribadiku, yang seharusnya tidak untuk diumbar2 di hadapan publik, karena aku bukanlah 'publik figur'yang gerakgeriknya ditonton oleh seluruh lapisan masyarakat.


Dan ketika mereka tidak setuju atas pilihanku, mereka merasa bahwa cowo tsb tidak pantas menjadi pacarku, aku merasa sediih.

Mereka bilang bahwa fisik adalah pertimbangan no.1 dalam menerima/menolak cinta seseorang. Kekayaan menduduki peringkat kedua, dan kepintaran menduduki peringkat ketiga.

Hal ini semakin membuatku bertanya2, apa motivasi dari hubungan mereka ? apa yang sesungguhnya mereka rasakan ? apakah tujuan mereka dapat tercapai jika sudah melewati beberapa pertimbangan2 tersebut ? apakah seseorang perempuan harus memutuskan hubungannya dengan pacarnya apabila fisik, kekayaan, dan kepintarannya tidak sebanding ?

Jika YA, aku ingin bertanya lagi, dimana letak kebenaran pepatahh : 'cinta itu tidak memandang muka, namun memandang hati' ? dimana letak 'cinta sejati' yang katanya dapat bertahan lama sampai pesona fisik seseorang tidak lagi dapat dikatakan baik ?

Apakah peradaban manusia sudah melenceng sebegitu jauhnya, sampai2 mencintai pun harus didasarkan pada penampilan luar dan kekayaan ?

huff,
aku menjadi ragu, ragu untuk mencintai dan mencintai seseorang di jaman yang mengikis hati, seperti saat ini.

T_T

Saturday, August 14, 2010

gw ga 'worthed' jadi jerapah betina !

Kasih tinggalkanlah diriku untuk selamanyaa,
cukup bagi diriku, melukai hatimu. . .
Kasih Tinggalkanlah diriku tuk selamanyaa,
mungkinkau akan bahagia, dengan dia, yang lain.


Lagu ini bener2 gambarin perasaan gw sama cank, saat ini.
gw uda banyak nyakitin n ngelukain hati dy.
gw gabisa terus2an kaya gni,
dy gapantes untuk disakiti atau merasa tersakiti, sekalipun.

Dy terlalu baik buat gw.
gw ga 'worthed' buat dy. . .

yah, semoga aja dy sadar n mo cari yang lebih baik.

Makasiii.

Sunday, August 8, 2010

Perjuangan seorang mahasiswi yang sedang libur 4 bulan

Libur.
Hati saya selalu ingin melonjak senang ketika mendengar kata itu.
Entah karena saya merasa bebas untuk melakukan apapun yang saya sukai, untuk berhenti dari segala kejenuhan yang timbul akibat aktifitas yang monoton atau sekedar melepas lelah dan tidur sepanjang hari selama 4 bulan. Hahahaa, seperti beruang yang diberikan kesempatan untuk hibernasi, saya pun tidak ingin melewatkan kesempatan ini dengan percuma.

Berbagai aktifitas telah saya coba lakukan demi mengabiskan waktu liburan dengan sebaik2nya :
# berenang
# main badminton
# latihan alat musik
# pacaran
# makan2
# jalan2
# nonton film korea
# sampe belajar ttg enzim.

emh, mo ngapain lagi yaah??
aga bingung juga sii,,
tapi sepertinya aku mo belajar bahasa mandarin juga untuk mengisi waktu libur yang hanya tersisa 1 bulan lagii...

ingin ke kampus, tapi tidak ingin cepat memulai proses di semester 5...
haha,
ini adalah tuliasan gajelas dari mahasiswi yang aga binggung dalam mengahbiskan waktunya, hahahaa

Muralnya Jerapah Jantan

Hai haiii, sudah lama aku tidak menengok blog inii,,

maaf yaa..

oiya,, aku mo cerita ni.

kemarin jerapahku buat mural di depan citoss, walaupun kesiram ujan, tapi aku tetep menghargai setiap perjuangan dia dalam 'berhuajan2an' demi menggambar ulet keket dan jerapah.

sebenernya aku agak tersinggung karena dia selalu mendeskripsikan saya sebagai ulet yang gemuk...
(padahal aku kan ga gemauk2 amat, huhuhuu)
* ga sadar diri gituu.

ya intinya, makasi untuk cankmen yang baik hati...

ilu...